Kegiatan Vaksin Tahap Pertama Terhadap Warga!! Menuai Kekecewaan Terhadap Warga Desa Kedung
Kabupaten, Tangerang, LipsusMedia.com – Dalam mempercepat program vaksinasi massal, Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Kecamatan Gunung Kaler Kabupaten Tangerang membuat jadwal vaksin turun langsung ke bawah dengan pelayanannya di kantor Desa Kedung.
Hari ini jadwal vaksin tahap pertama dilaksanakan di Desa Kedung bertempat di Kantor Kepala Desa Kedung, dengan kuota vaksin 100 dosis yang dipriorotaskan masyarakat yang berdomisili di Desa Kedung. Kamis, (12/8/2021).
Wargapun antusias sejak pendaftaran kemarin hingga hari ini warga dilayani, namun kegiatan ini menuai kekecewaan terhadap warga Desa Kedung, pasalnya prioritas vaksin tahap pertama akan tetapi petugas kesehatan Puskesmas Gunung Kaler melayani vaksin tahap kedua.
Peristiwa ini diceritakan salah satu warga Desa Kedung Saepudin, mengatakan,” kalau petugas kesehatan melayani vaksin tahap dua kepada 2 orang anggota Polsek Kresek yang menunjukan kartu vaksin tahap dua pada dirinya dan masyarakat lainnya, setelah tahu bisa vaksin tahap dua, (P) dan masyarakat yang lain yang sudah vaksin pertama sebulan yang lalu, mendaftarkan diri untuk vaksin kedua, namun ditolak.

“Saya melihat dengan mata kepala sendiri kalau petugas vaksin melayani 1 orang anggota Polsek Kresek dan kartu vaksin kedua ditunjukan ke saya dan warga lain, tapi kenapa kami sebagai warga sipil ditolak untuk vaksin kedua disini, dengan nada keras pihak kesehatan berkata `untuk vaksin kedua tar di Puskesmas, kalau sekarang gak bisa’.” Turut Saepudin bernada kekecewaan.
Saepudin menambahkan, Vaksinasi itu untuk semua kalangan masyarakat, tapi polisi mah dilayani vaksin kedua sementara masyarakat sipil ditolak, apa bedanya polisi dengan kami warga sipil.
“Kami warga masyarakat Desa Kedung Merasa kecewa atas pelayanan Vaksinasi dari Puskesmas Gunung Kaler yang di adakan di kantor Desa Kedung Hari ini, karena anggota polisi mah di Layani untuk vaksin kedua, kenapa kami sebagai warga Desa Kedung di tolak untuk vaksin kedua di Kantor Desa kedung hari ini, apa bedanya,” Sambung Saepudin sambil menunjukan kekesalannya.
Masih dengan Saepudin “Kami Warga Masyarakat Desa Kedung merasa di persulit oleh petugas vaksinasi dari Puskesmas gunung Kaler, dalam mensukseskan Program Vaksinasi yang sudah di galangkan oleh pemerintah”. jelasnya.
Saepudin terus melakukan upaya agar kekecewaan warga dapat terjawab dan Agar bisa di Vaksin “Saya terus desak dengan pertanyaan-pertanyaan, pihak Puskemas Gunung Kaler
Jawab begini…!!
`Bisa di Vaksin kedua di sini di Kantor Desa Kedung asal harus ada 10 orang yg mau vaksin ke dua’. Kami terus tanya lagi, kalau memang harus 10 orang, kenapa 1 orang anggota polisi dari Polsek Kresek tadi bisa di layani untuk vaksin kedua di Kantor Desa Kedung hari ini?”. Cecar Saepudin.
Dari pertanyaan-pertanyaan Saepudin, akhirnya petugas vaksin Puskemas Gunung Kaler memperbolehkan warga untuk masyarakat Desa Kedung untuk vaksin kedua asal yang mau vaksin kedua ada 10 Orang.
“Sebetulnya kalau Petugas Vaksinasi dari Puskesmas Gunung Kaler dari awal memperolehkan dan melayani warga untuk vaksin yg kedua, dipastikan warga yang daftar untuk vaksin ke dua lebih dr 10 orang”. Tutur Saepudin yang juga Salah satu Staf Desa Kedung.
“Saya bersama keluarga di tolak untuk vaksin kedua di Kantor Desa Kedung Kecamatan Gunung Kaler oleh petugas vaksinasi dari Puskesmas Gunung Kaler karena,
petugas vaksinasi dari Puskesmas Kunung Kaler yg di Adakan Hari ini di Kantor Desa Kedung Kecamatan Gunung Kaler lebih memprioritaskan anggota Polisi Ketimbang Masyarakat Sipil…!!”. Pungkasya.
(Fathul Alam Al Hakim)







Husqvarna shows off 701 Supermoto’s ice skills
Advantages & Disadvantages of Ice Cream to Human Health