Lipsus Media

Top Menu

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Redaksi

Main Menu

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Redaksi
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Redaksi

logo

Header Banner

Lipsus Media

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Redaksi
  • Milad ke-5 GemaBanten.com, Komitmen Terus Menyuarakan Fakta dan Kepentingan Publik

  • Luar Biasa: Kepala Desa Renged, Bersama Warga Bersihkan Tumpukan Samapah di Sepanjang Jalan Raya,

  • Proyek TPT di Kelurahan Balaraja, Baru Sebulan Retak Parah: Pengawasan Dinas Kab, Tangerang Dikritik Humas DPP GWI

  • Proyek Pembangunan TPT Yang Baru Selesai Dikerjakan, Rusak Parah dan Retak: Kepengawasan Dinas Kab Tangerang, Dikritik Humas DPP GWI

  • Malam Pergantian Tahun Tinggal Satu Hari Lagi, Kades Onyam Bustonil Arifin Sambut Tahun Baru Dengan Penuh Semangat

Uncategorized
Home›Uncategorized›Mengalokasikan Dana Makan Siang Gratis Bergizi Untuk Modal Usaha Rakyat Kecil Sungguh Lebih Bijak dan Profuktif

Mengalokasikan Dana Makan Siang Gratis Bergizi Untuk Modal Usaha Rakyat Kecil Sungguh Lebih Bijak dan Profuktif

By Redaksi LipsusMedia
July 26, 2024
154
0
Share:

Banten, lipsusmedia.com – Sekiranya dana Rp 71 triliun itu mau dibagikan kepada pengusaha kecil dengan nilai Rp 20.0000 per orang, maka sejumlah 3.550.000 pengusaha, maka masing-masing pengusaha kecil itu dapat diandalkan untuk memberi makan kepada 3 orang termasuk istri atau suaminya. Maka, dari sejumlah pengusaha kecil itu bisa memberi makan minimal sebanyak kepada 10 juta lebih termasuk anak-anak mereka.

Idealnya dengan dana yang dipinjamkan tanpa bunga itu dengan kewajiban mengembalikan cara diangsur sebesar 0,5 persen saja setiap hari (Rp 20.000), maka minimal dana untuk makan gratis bergizi itu tidak akan sepenuhnya menguap habis tak jelas. Kalau asumsi untuk ongkos petugas pemungut kembalian dana itu setiap hari sebesar Rp 300.000, artinya yang bersangkutan cukup diharuskan untuk memungut uang kembalian itu dari sekitar 150 orang pengguna dana bergulir itu yang bisa terus diakumulasikan untuk menambah jumlah peminjam berikutnya.

Bila dikalkulasi dari jumlah Rp 20.000.000 dana yang dipinjamkan itu mampu dikembalikan sebesar Rp 50.000 per hari, maka warga pengguna yang pinjaman itu bisa selesai (lunas) hanya dalam tempo tak lebih dari 400 hari (setahun lebih sedikit). Karena yang penting dana untuk makan gratis bergizi itu tidak sampai habis sia–sia yang sulit dilihat jejak dan hasilnya. Apalagi kemudian, jebakan kerawanan bisa muncul dari pengelolaannya yang tidak jelas mekanisme pengolahan hingga pendistribusiannya. Sebab dari awal dalam menentukan obyek sasaran yang perlu dan patut mendapat makan gratis bergizi itu bisa membuat kericuhan, akibat mereka di sebelah sana yang merasa lebih pantas mendapat makan gratis bergizi itu jadi terlewatkan.

Jadi gagasan untuk memberi dana bantuan bergulir itu sebesar Rp. 20.000.000 untuk modal usaha bagi rakyat kecil — yang bisa diperoleh dari setiap kampung melalui seleksi yang diajukan oleh pihak Pengurus Rukun Tetangga untuk kemudian diseleksi oleh Rukun Warga hingga kemudian tercatat dengan baik di Kelurahan yang bisa dikoreksi kemudian oleh pihak petugas Kecamatan, maka tinggal menunjuk petugas pelaksana pada masing daerah dengan pembagian kerja yang efektif yang juga dilakukan oleh warga setempat.

Mekanisme dari proses seleksi penerima bantuan dana bergulir anggaran makan siang gratis bergizi ini yang pertama idealnya adalah agar rakyat kecil bisa mandiri dan memiliki daya hidup serta menyelamatkan dana Rp 71 triliun itu tidak habis sia-sia tanpa meninggalkan bentuk pekerjaan dan keterlibatan dari warga masyarakat secara lebih meluas.

Gagasan pengalihan dana makan gratis yang telah diwacanakan pemerintah sungguh memiliki niat serta tujuan yang baik dan mulia. Namun akan lebih bijak bila program untuk rakyat itu mempunyai muatan edukasi — pemberdayaan serta membangun rasa percaya diri untuk kemudian mampu tegak diatas kali sendiri tanpa perlu menimbulkan kesan bahwa rakyat perlu dikasihani dan dibuat bermental mengiba. Sebab amanah dari Konstitusi bangsa Indonesia untuk merdeka adalah bebas dari segala bentuk penindasan. Karena itu tugas utama pemerintah Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengatasi rakyat miskin.

Oleh karena itu wacana program makan siang gratis bergizi — yang sudah mulur waktu pelaksanaan hingga bajet nilai per porsinya itu (dari Rp 15.000 menjadi Rp 7.500 namun tetap diharap bergizi itu) perlu ditinjau ulang dengan alternatif pilihan yang lebih bijak dan memiliki nilai edukasi dengan cara mengalokasikan dana segede itu (Rp 71 triliun) dalam bentuk dana pinjaman bergulir yang dapat digunakan menjadi modal usaha produktif bagi 3.550.000 orang yang mampu memberi makan kepada 10.650.000 orang dengan rasa nyaman dan damai tanpa perlu merasa jadi rendah diri. Karena manusia Indonesia harus tetap bermartabat mulia dan terhormat.

(Penulis: Jacob Ereste/Red)

Banten, 25 Juli 2024

Previous Article

Soal Gaji Prajurit dan Upah Kaum Buruh ...

Next Article

Aspirasi July Festival Menggelar Bazar dan Orasi ...

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Redaksi LipsusMedia

Related articles More from author

  • Uncategorized

    Astagaa!! Proyek Pembangunan U-Ditch PL Kecamatan di Desa Sukamulya Tanpa Adanya Pengawasan

    October 20, 2025
    By Redaksi LipsusMedia
  • Uncategorized

    Menyambut Tahun Baru 2025, H Bustomi Tokoh Masyarakat Desa Jengkol: Menghimbau Kepada Masyarakat Jaga Kondusifitas Mari Kita Dzikir Bersama

    December 26, 2024
    By Redaksi LipsusMedia
  • Uncategorized

    Jum’at Berkah, Ormas GRIB JAYA PAC Mekar Baru, Santuni Puluhan Yatim Piatu

    December 21, 2024
    By Redaksi LipsusMedia
  • Uncategorized

    Sungguh Tragis, Bendahara Masjid Diduga Lakukan Asusila terhadap Anak di Bawah Umur: Keluarga Korban Kecewa dengan Sikap Aparat Desa

    December 27, 2024
    By Redaksi LipsusMedia
  • Uncategorized

    Aksi Begal di Siang Bolong Seorang Pria Jadi Sasaran Luka Tembak Bagian Kepala

    September 5, 2024
    By Redaksi LipsusMedia
  • Uncategorized

    Proyek Pemeliharaan Tembok Penahan Tanah TPT RW 03 Desa Koper di Duga Separo Pake Sepatu Batu Dasar Separo Tidak Ada ...

    June 1, 2024
    By Redaksi LipsusMedia

Leave a reply Cancel reply

You may interested

  • Uncategorized

    Topik Diskusi Sepanjang Jalan Aspirasi Dalam Acara Sulaturahmi Bersama Komumitas di Cianjur

  • Daerah

    MUBES II FORKOM Se-Jatim Turut Menjaga Sitkamtibnas, Aman dan Kondusif Bersama Polda Kepri

  • Daerah

    Semarak Kemeriahan HUT RI ke- 77, Warga Desa Jenggot Kecamatan Mekar Baru, Rayakan Dengan Lomba Panjat Pinang Dan Lomba Karaoke

  • LATEST REVIEWS

  • TOP REVIEWS

  • Camera man waiting to take your photo

    8.2
  • Is this funky new phone the world’s best?

    8.3
  • What to do if your phone has no space

    9.5
  • Good weekend to go fishing across the metro

    8.6
  • What to do if your phone has no space

    9.5
  • Good weekend to go fishing across the metro

    8.6
  • Is this funky new phone the world’s best?

    8.3
  • Camera man waiting to take your photo

    8.2

Timeline

  • January 18, 2026

    Milad ke-5 GemaBanten.com, Komitmen Terus Menyuarakan Fakta dan Kepentingan Publik

  • January 11, 2026

    Luar Biasa: Kepala Desa Renged, Bersama Warga Bersihkan Tumpukan Samapah di Sepanjang Jalan Raya,

  • January 9, 2026

    Proyek TPT di Kelurahan Balaraja, Baru Sebulan Retak Parah: Pengawasan Dinas Kab, Tangerang Dikritik Humas DPP GWI

  • January 9, 2026

    Proyek Pembangunan TPT Yang Baru Selesai Dikerjakan, Rusak Parah dan Retak: Kepengawasan Dinas Kab Tangerang, Dikritik Humas DPP GWI

  • December 30, 2025

    Malam Pergantian Tahun Tinggal Satu Hari Lagi, Kades Onyam Bustonil Arifin Sambut Tahun Baru Dengan Penuh Semangat

Latest Comments

  • Kenshin
    on
    June 25, 2015
    Fermentum rutrum fusce facilisi proin proin ornare blandit. Nam arcu nunc. Lacus vehicula mus praesent eu ...

    Husqvarna shows off 701 Supermoto’s ice skills

  • bkninja
    on
    June 25, 2015
    Integer dis nostra tempor at proin nonummy dolor lorem senectus Gravida tincidunt scelerisque quisque, aliquet Nisi ...

    Advantages & Disadvantages of Ice Cream to Human Health

Find us on Facebook

About us

  • Recent

  • Popular

  • Comments

  • Milad ke-5 GemaBanten.com, Komitmen Terus Menyuarakan Fakta dan Kepentingan Publik

    By Redaksi LipsusMedia
    January 18, 2026
  • Luar Biasa: Kepala Desa Renged, Bersama Warga Bersihkan Tumpukan Samapah di Sepanjang Jalan Raya,

    By Redaksi LipsusMedia
    January 11, 2026
  • Proyek TPT di Kelurahan Balaraja, Baru Sebulan Retak Parah: Pengawasan Dinas Kab, Tangerang Dikritik Humas ...

    By Redaksi LipsusMedia
    January 9, 2026
  • Proyek Pembangunan TPT Yang Baru Selesai Dikerjakan, Rusak Parah dan Retak: Kepengawasan Dinas Kab Tangerang, ...

    By Redaksi LipsusMedia
    January 9, 2026
  • Husqvarna shows off 701 Supermoto’s ice skills

    By Prima Desain
    June 10, 2015
  • Advantages & Disadvantages of Ice Cream to Human Health

    By Prima Desain
    June 10, 2015
  • Pink Troubles

    By Prima Desain
    June 8, 2015
  • Milad ke-5 GemaBanten.com, Komitmen Terus Menyuarakan Fakta dan Kepentingan Publik

    By Redaksi LipsusMedia
    January 18, 2026
  • Kenshin
    on
    June 25, 2015

    Husqvarna shows off 701 Supermoto’s ice skills

    Fermentum rutrum fusce facilisi ...
  • bkninja
    on
    June 25, 2015

    Advantages & Disadvantages of Ice Cream to Human Health

    Integer dis nostra tempor ...

Photostream

    Follow us

    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact
    • Redaksi
    • Redaksi
    PT. Koran Sinar Pagi