Lipsus Media

Top Menu

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Redaksi

Main Menu

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Redaksi
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Redaksi

logo

Header Banner

Lipsus Media

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Redaksi
  • Redaksi
  • Milad ke-5 GemaBanten.com, Komitmen Terus Menyuarakan Fakta dan Kepentingan Publik

  • Luar Biasa: Kepala Desa Renged, Bersama Warga Bersihkan Tumpukan Samapah di Sepanjang Jalan Raya,

  • Proyek TPT di Kelurahan Balaraja, Baru Sebulan Retak Parah: Pengawasan Dinas Kab, Tangerang Dikritik Humas DPP GWI

  • Proyek Pembangunan TPT Yang Baru Selesai Dikerjakan, Rusak Parah dan Retak: Kepengawasan Dinas Kab Tangerang, Dikritik Humas DPP GWI

  • Malam Pergantian Tahun Tinggal Satu Hari Lagi, Kades Onyam Bustonil Arifin Sambut Tahun Baru Dengan Penuh Semangat

Uncategorized
Home›Uncategorized›Soal Gaji Prajurit dan Upah Kaum Buruh Cermin Dari Abainya Pemerintah Terhadap Dera dan Derita Rakyat

Soal Gaji Prajurit dan Upah Kaum Buruh Cermin Dari Abainya Pemerintah Terhadap Dera dan Derita Rakyat

By Redaksi LipsusMedia
July 26, 2024
293
0
Share:

Banten, Lipsusmedia.com – Apresiasi Mas Nurrachman Oerip SH., Dubes Senior yang telah tunai merampungkan tugas

mulia diplomatik di berbagai negara, sungguh membuka perluasan wawasan untuk lebih memahami kesejahteraan TNI – AD yang diungkap KSAD (Kepala Staf Angkatan Darat) Jendral Maruli Simanjuntak seperti yang viral diimuat berbagai media, karena memberi perhatian serius pada kesejahteraan prajurit TNI-AD yang terpaksa melakukan pekerjaan tambahan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya bersama keluarga.

Perhatian yang sangat simpatik dan patut dilakukan seorang atasan terhadap bawahan (anak buahnya) seperti yang diungkapkan Jendral Maruli Simanjuntak disanding dengan Upah Minimum Regional (UMR) yang dijadikan patokan untuk membayar jasa bagi kaum buruh Indonesia atas dasar kemampuan daerah atau wilayah setempa. (Baca : Tidak Hanya Kesejahteraan Buruh Yang Miris, TNI-AD Pun Perlu Mendapat Perhatian Agar Bisa Hidup Layak dan Lebih Manusiawi, Jacob Ereste, 23 Juli 2024).

Mas Nurrachman Oerip mencermati keprihatinan KSAD Jendral Maruli Simanjuntak itu perlu diletakkan secara proporsional dan kontekstual dalam Tupoksi TNI. Karena menurutnya, jika ingin memperbaiki kesejahteraan Prajurit TNI-AD perlu dan bisa dilakukan via peningkatan peran Induk Koperasi Angkatan Darat (Inkopad). Sebabnya selama ini para Purnawirawan Pati (Pereira Tinggi) AD sudah melakukan bisnis seperti yang dilakukan melalui PT. Bintang Delapan yang dikelola Sintong Panjaitan.

Kecuali itu kata Mas Nurrachman Oerip ada juga usaha tambang nikel di Indonesia Timur. Demikian juga LBP (Luhur Binsar Panjaitan) sebagai penyelenggara negara secara tidak langsung mengendalikan usaha bisnisnya via pihak ketiga.

Tanggapan Mas Nurrachman Oerip yang terkesan spontan disampaikan setelah sehari ulasan penulis publikasikan secara meluas, dia pun memberi catatan bila anggota TNI aktif boleh ikut berbisnis, Mas Nurrachman Oerip merasa khawatir akan dimanfaatkan para oligarki pemiliki modal untuk memperkokoh penguasaan mereka pada sumber daya hidup bangsa Indonesia, tandasnya.

Dalam ulasan penulis yang dijadikan dasar dari Mas Nurrachman Oerip memang tidak menyoroti bisnis klas kakap yang yang dilakukan oleh Para Perwira Tinggi AD, karena pengetahuan untuk kiprah mereka yang luar biasa sepak terjangnya itu berada di luar jangkauan kemampuan pengetahuan maupun pemahaman penulis yang sejujurnya lebih konsen terhadap wong cilik, termasuk prajurit TNI-AD yang tergolong rendah, seperti kaum buruh yang sungguh perlu mendapat perhatian demi kemanusiaan. Toh, pengabdian mereka — prajurit maupun buruh — tidak kalah mulia dan besar manfaatnya bagi bangsa dan negara Indonesia.

Saran Mas Nurrachman Oerip agar Inkopad, Inkopau dan Inkopal diberi saham dari berbagai usaha koperasi tersebut, sungguh ideal dan baik-baik saja. Namun toh, realitasnya semua koperasi tersebut tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup prajurit yang diakui Jendral Maruli Simanjuntak banyak yang melakukan pekerjaan tambahan sebagai ojek online. Artinya, realitas ini tidak mungkin dilakukan oleh para prajurit dan sejumlah karyawan maupun buruh yang tergolong bergaji rendah itu melakukan pekerjaan tambahan, sekedar untuk “menambal” kekurangan biaya untuk sekedar mencukupi kebutuhan dasar dirinya bersama keluarga.

Hasrat untuk membasmi korupsi dan merampas aset para maling duit rakyat itu sudah sudah diteriakkan, seperti yang kini digagas Mas Nurrachman Oerip. Karena memang kondisi prasyarat (conditio sine qua non) untuk terus memperbaiki nasib rakyat kini tinggal serak dan suara yang parau saja.

Sejumlah pakar sudah merinci bila semua penyimpangan — utamanya dari lahan pertambangan kita bisa dibersihkan, konon setiap orang tanpa kerja bisa mendapat jatah cuma-cuma minimal Rp 30 juta per bulan. Jadi dapatlah disandingkan dengan gaji prajurit atau upah buruh murah yang dipermanenkan di negeri kita ini hanya berkisar Rp 7 atau 8 Juta saja. Sementara ongkos hidup terus digelayuti oleh tarif listrik dan air yang terus merangkak bahkan harga gas dan beras pun seperti dibiarkan mencekik rakyat.

Namun bagaimana pun kalkulasinya kita tetap memelihara budaya dialog — musyawarah — sebab kita tak ingin membiarkan rakyat melakukan eksekusi sendiri, seperti kemarahan mereka yang sudah mentok pada pemerintah daerah Bintang yang tidak perduli pada gundukan sampah yang juga menjadi ancaman bagi rakyat dari sisi kesehatan maupun kebersihan.

Bayangkan, soal membiayai kebersihan sampah pun, pemerintah sudah enggan mengeluarkan dananya. Sehingga patut diduga, duit untuk sampah pun sudah ikut ditilep. Seperti dana haji dan duit asuransi pensiun yang menjadi bancaan. Akibatnya, rakyat yang menonton semakin nelangsa dan menahan amarah yang entah kapan akan meledak.

Meski begitu adanya, toh banyak orang merasa merasa nyaman-nyaman saja. Apalagi saat perayaan Tujuh belas Agustus 1945-2024 yang akan dibuat semeriahkan mungkin, walau perut kosong dan program makan gratis pun masih sebatas wacana yang lebih bijak untuk dibatalkan saja. Sebab memberi lapangan kerja bagi rakyat akan lebih elegan — dibanding memberi makan siang gratis yang sangat bergizi sekalipun — sebab pilihan pragram yang tidak mendidik itu justru semakin memposisikan rakyat bermental sebagai peminta-minta. Tidak mandiri dan tegar untuk berdiri di atas kakinya sendiri.

(Penulis: Jacob Ereste/Red)

Banten, 24 Juli 2024

Previous Article

Israel Penjajah Ilegal dan Harus Segera Mendapatkan ...

Next Article

Mengalokasikan Dana Makan Siang Gratis Bergizi Untuk ...

0
Shares
  • 0
  • +
  • 0
  • 0
  • 0
  • 0

Redaksi LipsusMedia

Related articles More from author

  • Uncategorized

    Kepala Desa Cirumpak Diduga Memberikan Keterangan Palsu dan Pembohongan Publik

    June 13, 2024
    By Redaksi LipsusMedia
  • Uncategorized

    CV ADRENA KHEY BAK SANGKURIANG, BRAK BRUK BATU MINIM ADUKAN

    November 9, 2024
    By Redaksi LipsusMedia
  • Uncategorized

    Kasus “Curas” di Tigaraksa Tangerang, Polisi Bergerak Cepat Lakukan Penyelidikan Di TKP

    September 14, 2024
    By Redaksi LipsusMedia
  • Uncategorized

    MUSRENBANG Pancalaksana Kecamatan Curug Kota Serang RKPD 2026

    January 20, 2025
    By Redaksi LipsusMedia
  • Uncategorized

    Musyawarah Desa Khusus Pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Kedung

    May 21, 2025
    By Redaksi LipsusMedia
  • Uncategorized

    Ada Apa!! Hendak Dikonfirmasi Wakil Humas GWI Oknum Kepala Desa Koper Kec, Kresek di Tinggal Pergi di Duga Alergi

    June 24, 2025
    By Redaksi LipsusMedia

Leave a reply Cancel reply

You may interested

  • Daerah

    HUT Humas Polri ke-72 di Gelar Secara Hybrid di Gedung The Tribrata Darmawangsa

  • Uncategorized

    Proyek Sarana Air Bersih di Desa Kronjo Membawa Harapan Baru Bagi Warga

  • Daerah

    Acara Halal Bihalal di Pondok Pesantren Nurusamawati Walardhi Indasanususiyati Unggulan Bersama Ipsi Panca Tunggal Panca Buana Tengah Bambu Kuning Pendekar Banten

  • LATEST REVIEWS

  • TOP REVIEWS

  • Camera man waiting to take your photo

    8.2
  • Is this funky new phone the world’s best?

    8.3
  • What to do if your phone has no space

    9.5
  • Good weekend to go fishing across the metro

    8.6
  • What to do if your phone has no space

    9.5
  • Good weekend to go fishing across the metro

    8.6
  • Is this funky new phone the world’s best?

    8.3
  • Camera man waiting to take your photo

    8.2

Timeline

  • January 18, 2026

    Milad ke-5 GemaBanten.com, Komitmen Terus Menyuarakan Fakta dan Kepentingan Publik

  • January 11, 2026

    Luar Biasa: Kepala Desa Renged, Bersama Warga Bersihkan Tumpukan Samapah di Sepanjang Jalan Raya,

  • January 9, 2026

    Proyek TPT di Kelurahan Balaraja, Baru Sebulan Retak Parah: Pengawasan Dinas Kab, Tangerang Dikritik Humas DPP GWI

  • January 9, 2026

    Proyek Pembangunan TPT Yang Baru Selesai Dikerjakan, Rusak Parah dan Retak: Kepengawasan Dinas Kab Tangerang, Dikritik Humas DPP GWI

  • December 30, 2025

    Malam Pergantian Tahun Tinggal Satu Hari Lagi, Kades Onyam Bustonil Arifin Sambut Tahun Baru Dengan Penuh Semangat

Latest Comments

  • Kenshin
    on
    June 25, 2015
    Fermentum rutrum fusce facilisi proin proin ornare blandit. Nam arcu nunc. Lacus vehicula mus praesent eu ...

    Husqvarna shows off 701 Supermoto’s ice skills

  • bkninja
    on
    June 25, 2015
    Integer dis nostra tempor at proin nonummy dolor lorem senectus Gravida tincidunt scelerisque quisque, aliquet Nisi ...

    Advantages & Disadvantages of Ice Cream to Human Health

Find us on Facebook

About us

  • Recent

  • Popular

  • Comments

  • Milad ke-5 GemaBanten.com, Komitmen Terus Menyuarakan Fakta dan Kepentingan Publik

    By Redaksi LipsusMedia
    January 18, 2026
  • Luar Biasa: Kepala Desa Renged, Bersama Warga Bersihkan Tumpukan Samapah di Sepanjang Jalan Raya,

    By Redaksi LipsusMedia
    January 11, 2026
  • Proyek TPT di Kelurahan Balaraja, Baru Sebulan Retak Parah: Pengawasan Dinas Kab, Tangerang Dikritik Humas ...

    By Redaksi LipsusMedia
    January 9, 2026
  • Proyek Pembangunan TPT Yang Baru Selesai Dikerjakan, Rusak Parah dan Retak: Kepengawasan Dinas Kab Tangerang, ...

    By Redaksi LipsusMedia
    January 9, 2026
  • Husqvarna shows off 701 Supermoto’s ice skills

    By Prima Desain
    June 10, 2015
  • Advantages & Disadvantages of Ice Cream to Human Health

    By Prima Desain
    June 10, 2015
  • Pink Troubles

    By Prima Desain
    June 8, 2015
  • Milad ke-5 GemaBanten.com, Komitmen Terus Menyuarakan Fakta dan Kepentingan Publik

    By Redaksi LipsusMedia
    January 18, 2026
  • Kenshin
    on
    June 25, 2015

    Husqvarna shows off 701 Supermoto’s ice skills

    Fermentum rutrum fusce facilisi ...
  • bkninja
    on
    June 25, 2015

    Advantages & Disadvantages of Ice Cream to Human Health

    Integer dis nostra tempor ...

Photostream

    Follow us

    • About
    • Advertise
    • Privacy & Policy
    • Contact
    • Redaksi
    • Redaksi
    PT. Koran Sinar Pagi