Jamin: Pertanyakan Proyek Pembangunan Betonisasi di Desa Pagenjahan Kec Kronjo, Tanpa Adanya Pengawasan dari Dinas Bina Marga

Tangerang, Lipsusmedia.com – Proyek Pembangunan Peningkatan Jalan Kampung Sumur Buyut-Siang, Desa Pagenjahan, Kecamatan Kronjo, di duga memakai hamparan batu bescos secara asal-asalan, dan di duga kurangi ketebalan right beton tanpa adanya besi dowel satupun yang di pasang, dan pengawas dari pihak Bina Mega Kabupaten Tangersng, tidak terlihat di lokasi kegiatan betinisasi, serta tidak adanya lampu penerangan, Jumat (20/12/2024).
Pasalnya Proyek Peningkatan Jalan Sumur- Buyut-Siang, Desa Pagenjahan, Kecamatan Kronjo, dengan Nilai Proyek:198,413.000 yang dikerjakan pelaksana: CV.MATAHARI TERBIT PAGI, Sumber Dana: APBD T.A 2024, Waktu Pekerjaan:30 (Tiga Puluh) Hari Kalender, disaat gelar beton tanpa adanya ke pengawasan dari pihak Dinas Bina Marga, Kabupaten Tangerang, dan tidak ada lampu penerangan dari pihak pelasana, di saat pekerjaan berlangsung pada malam hari, tentunya menjadi pertanyaan bagi rekan-rekan LSM dan media.

Saat awak media dan LSM mendatangi ke lokasi kegiatan dan menanyakan kepada salah satu pekerja terkait pengawas dan batu bescos yang di gunakan mengatakan” Pengawasnya gak ada batu bescos mah ya cuman seadanya karena sudah ada bekas coran lama, kalau besi dowel mah gak make silakan aja tanya sama Pelaksana nya” ucap pekerja
Dikatakan Jamin, selaku wakil Humas DPP Gabungan Wartawan Indonesia, (GWI) saat di mintai tanggapan di lokasi kegiatan menerangkan,” Adanya pengawas dikegiatan itu sangat penting untuk mengawasi pekerjaan proyek Betonisasi, yang sedang di kerjakan malam hari, agar kegiatan itu tidak di kerjakan secara asal-asalan dan harus sesuai Rencana Anggaran Bangunan (RAB) jangan kerjanya makan tidur aja,” terang Jamin
“Jika tidak adanya pengawasan di lokasi kerjaan tersebut, seperti apa nantinya pembangunan beton tersebut, dalam peran dan tanggung jawab pengawas dan PPTK sangatlah penting dalam setiap proses pembangunan itu, dan kami duga pihak pelaksana atau kontraktor telah berbuat curang dari segi dowel dan batu bescos serta ketebalan beton dan pemasangan pelasti pun hanya sebagian sisi kanan dan kiri, seharusnya pemasangan plastiknya pull, dan dari hasil temuan kami di lokasi kegiatan bersama tim, kami akan layangkan surat ke Dinas Bina Marga Kabupaten Tangerang, dan Inspektorat” tegas Jamin

Sampai berita ini di terbitkan pihak pelaksana atau pengawas kegiatan belum bisa di konfirmasi.
(Karman)









Husqvarna shows off 701 Supermoto’s ice skills
Advantages & Disadvantages of Ice Cream to Human Health